Perpustakaan Tanah Impian

Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal
Salah satu esensi Kembali ke Kearifan Lokal adalah saat kita paham dengan Sejarah Bangsa Kita Sendiri.
 
Dengan kita paham dan mencintai Sejarah Bangsa Indonesia, maka kita akan mencintai, laluu menerapkan Budaya Bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, selanjutnya barulah kita dapat disebut sebagai Warga Negara Indonesia yang baik dan benar. Hal ini mengingat, banyak dari kita yang justru bangga dengan Budaya Asing.
 
Sebenarnya Jepang dan Korea sudah mencontohkan pada kita semua, betapa mereka memegang teguh Kearifan Lokalnya, tetapi pada kenyataannya, mereka pun tidak kalah dalam modernisasi teknologi. Hormat kepada orang yang lebih tua, adalah bentuk Kearifan Lokal yang universal, bahkan disini sudah hampir ditinggalkan.
www.saptosatriomulyo.web.id (Pencetus Perpustakaan Tanah Impian)
 
 

6 Negara Penjajah Indonesia

  1. 1509 - 1595 M:  Portugis hanya menjajah Maluku, dan berhasil diusir tahun 1595.
  2. 1521 - 1692 M: Spanyol hanya menjajah Sulawesi Utara, dan berhasil diusir tahun 1692.
  3. 1602 - 1942 M: Belanda menjajah seluruh Indonesia, dan berhasil diusir tahun 1942, tetapi datang kembali tahun 1945, setelah  Jepang pergi, dan baru tahun 1949 Belanda mengakui kedaulatan Indonesia.
  4. 1806 - 1811 M: Perancis secara tidak langsung menguasai Jawa, karena kerajaan Belanda takluk pada kekuatan Perancis. Berakhir pada tahun 1811, saat Inggris mengalahkan kekuatan Belanda-Perancis di Pulau Jawa. Diberlakukan Perjanjian Tutang.
  5. 1811 - 1816 M: Inggris, sejak ditandatanganinya Kapitulasi Tungtang yang salah satunya berisi penyerahan Pulau Jawa dari Belanda kepada Inggris. Lalu pada tahun 1816, pemerintah Inggris resmi berakhir menguasai Indonesia, karena konvensi London yang berisi berkuasanya kembali Belanda di wilayah Indonesia.
  6. 1942 - 1945 M: Jepang menjajah Indonesia 3,5 tahun, dan berakhir pada 1945, sejak kekalahan Jepang kepada sekutu.