Perpustakaan Tanah Impian

Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal
Salah satu esensi Kembali ke Kearifan Lokal adalah saat kita paham dengan Sejarah Bangsa Kita Sendiri.
 
Dengan kita paham dan mencintai Sejarah Bangsa Indonesia, maka kita akan mencintai, laluu menerapkan Budaya Bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, selanjutnya barulah kita dapat disebut sebagai Warga Negara Indonesia yang baik dan benar. Hal ini mengingat, banyak dari kita yang justru bangga dengan Budaya Asing.
 
Sebenarnya Jepang dan Korea sudah mencontohkan pada kita semua, betapa mereka memegang teguh Kearifan Lokalnya, tetapi pada kenyataannya, mereka pun tidak kalah dalam modernisasi teknologi. Hormat kepada orang yang lebih tua, adalah bentuk Kearifan Lokal yang universal, bahkan disini sudah hampir ditinggalkan.
www.saptosatriomulyo.web.id (Pencetus Perpustakaan Tanah Impian)
 
 

Garis Waktu Agama

  1. Agami Jawi (Agama Lokal Jawa) - Tahun 10.481 SM
  2. Agama Hindu - Abad 7 SM
  3. Agama Buddha - Abad 6 SM
  4. Agama Kristen - Abad 1 M - Tahun 1 Masehi
  5. Agama Kristen Ortodoks Syria - Tahun 52 M
  6. Agama To Lotang (Agama Lokal Sulawesi) - Tahun 564 M (Lahirnya Sawerigading)
  7. Agama Islam - Tahun  571 M (Lahirnya Nabi Muhamad)