Perpustakaan Tanah Impian

 

Custom Search

1.200 M

Sejarah nama Nusantara

Nusantara merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan wilayah kepulauan yang membentang dari Sumatera sampai Papua. Kata ini tercatat pertama kali dalam literatur berbahasa Jawa Pertengahan (abad ke-12 hingga ke-16) untuk menggambarkan konsep kenegaraan yang dianut Majapahit. Setelah sempat terlupakan, pada awal abad ke-20 istilah ini dihidupkan kembali oleh Ki Hajar Dewantara sebagai salah satu nama alternatif untuk negara merdeka pelanjut Hindia-Belanda yang belum terwujud. Ketika penggunaan nama "Indonesia" (berarti Kepulauan Hindia) disetujui untuk dipakai untuk ide itu, kata Nusantara tetap dipakai sebagai sinonim untuk kepulauan Indonesia. Pengertian ini sampai sekarang dipakai di Indonesia. Akibat perkembangan politik selanjutnya, istilah ini kemudian dipakai pula untuk menggambarkan kesatuan geografi-antropologi kepulauan yang terletak di antara benua Asia dan Australia, termasuk Semenanjung Malaya namun biasanya tidak mencakup Filipina. Dalam pengertian terakhir ini, Nusantara merupakan padanan bagi Kepulauan Melayu (Malay Archipelago), suatu istilah yang populer pada akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20, terutama dalam literatur berbahasa Inggris.

Tahun 1.200 M dan Seterusnya

Tahun 1.222 M - 1.292 M

Berdirinya Kerajaan Singasari Jawa Timur (Kejawen - Hindu - Budha)

Tahun 1.257 M
Berdirinya Kesultanan Ternate    Ternate, Maluku (Islam)

Tahun 1.267 M - 1.521 M
Berdirinya Kesultanan Samudra Pasai    Aceh Utara

Tahun 1.282 M
Berdirinya Kerajaan Aru/Haru    Pantai Timur, Sumatra Utara

Tahun 1.293 M - 1.500 M
Berdirinya Kerajaan Majapahit (Kejawen - Hindu - Budha)

Tahun 1.298 M
Berdirinya Kerajaan Indragiri    Indragiri, Riau


Abad 13 M
Kerajaan Panjalu Ciamis    Gunung Sawal, Jawa Barat    Abad ke-13 M
Kesultanan Kutai    Kutai, Kalimantan Timur    Abad ke-13 M
Kesultanan Buton    Buton    Abad ke-13 M