Perpustakaan Tanah Impian

 

Custom Search

500 M

To Lotang

Orang Bugis di Sulawesi Selatan ini, menganut sebuah kepercayaan terhadap Dewata Seuwae (Tuhan Yang Tunggal). “Orang Bugis menyebutnya dengan nama “Dewata Sisinae”. Masyarakat yang masih mejunjung tinggi nilai-nilai sakral mengenai Tuhan Yang Esa ini, justru banyak pihak berkepentingan (yang didukung bangsa Asing yang terusik dengan keberadaannya) yang ingin memusnahkan adalah masyarakat To Lotang di Amparita, Kabupaten Sidenreng Rappang,”

Dewa-dewa dalam kepercayaan orang-orang Bugis, sebagaimana dikisahkan dalam La Galigo berdiam di dunia atas (Boting Langiq) dan dunia bawah (Buriq Liu).

Sampai saat ini, naskah La Galigo ditempatkan oleh masyarakat Bugis sebagai “Kitab Sakral”, sehingga tidak boleh dibaca seperti  layaknya membaca buku pelajaran, atau Koran, tetapi harus dengan kebersihan diri dan hati. Untuk itu, seyogyanya Generasi  Muda pada umumnya, dan Generasi Muda Bugis pada khususnya, selayaknya turut melestarikan dan menghayatinya sebagai sebuah “Kitab” yang mengajarkan nilai-nilai yang Luhur.

Tahun 500 M dan Seterusnya

Tahun 500 M s/d 599 M

Berdirinya Kerajaan Kalingga (Hindu)

Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya. Selengkapnya...

Berdirinya Kerajaan Kanjuruhan (Hindu)

Kanjuruhan adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya berada di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diduga telah berdiri pada abad ke-6 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar Bekasi dan Bogor sekarang). Bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo. Rajanya yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan Candi Wurung. Selengkapnya...

Tahun 564 M
Sawerigading lahir sebagai Pemuka Agama Lokal "Tolottang" - Sulawesi Selatan

Orang Bugis di Sulawesi Selatan, menganut sebuah keyakinan terhadap Dewata Seuwae (Tuhan Yang Tunggal). Masyarakat yang mejunjung tinggi nilai-nilai sakral mengenai Tuhan Yang Esa ini, justru banyak pihak berkepentingan (yang didukung bangsa Asing yang terusik dengan keberadaannya) yang ingin memusnahkan masyarakat To Lotang di Amparita, Kabupaten Sidenreng Rappang ini.

Sebagaimana dalam keyakinan orang-orang Bugis, dikisahkan dalam I La Galigo terdapat dua dunia, di dunia atas (Boting Langiq), dan di dunia bawah (Buriq Liu).

Sampai saat ini, naskah I La Galigo ditempatkan oleh masyarakat Bugis sebagai “Kitab Sakral”, sehingga tidak boleh dibaca seperti layaknya membaca buku pelajaran, atau Koran, tetapi harus dengan kebersihan diri dan hati.

Untuk itu, seyogyanya GenerasiMuda pada umumnya, dan Generasi Muda Bugis pada khususnya, selayaknya turut melestarikan dan menghayatinya sebagai sebuah “Kitab” yang mengajarkan nilai-nilai yang Luhur. Yang tentunya dapat dibaca sebagai petunjuk atas nilai-nilaih Luhur, dari Leluhur Nusantara. Selengkapnya...

Tahun 571 M
Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabi'ul Awal tahun 571 Masehi (lebih dikenal sebagai Tahun Gajah)

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad